Penggiat Sosial Bengkulu Utara Meminta APH Bertindak Cepat dan Sigap

0

Koranbengkulu.com  – Kejadian kekerasan terhadap anak di bawah umur  mendapat tanggapan dari pemerhati anak dan perempuan Kabupaten Bengkulu Utara

Bayu Setiawan yg juga merupakan pegiat lingkungan, menyayangkan kejadian kerap kali terjadi di wilayah Bengkulu Utara,  sudah sering terjadi dan sampai sekarang beberapa kasus terlapor belum terungkap dikarenakan tersangka pelaku sudah kabur sebelum ditetapkan jadi tersangka..
Jadi saya sangat berharap kawan kawan APH bisa cepat tanggap mengamankan terduga pelaku pencabulan terhadap anak dibawah umur tanpa perlu menunggu laporan resmi..

Pada kesempatan yang sama Julisti Anwar, SH selalu aktivis perempuan pemerhati dan perlindungan kekerasan terhadap anak dan perempuan Bengkulu Utara yang juga merupakan advokat di kantor bantuan hukum Julisti Anwar SH & pathners menegaskan.

“kejadian tersebut bukanlah delik aduan tapi kejadian nyata yang dilakukan seseorang kepada anak bawah umur yang mengakibatkan kerugian fisik serta psikologis anak, sehingga dapat langsung ditindaklanjuti dan diproses oleh pihak Kepolisian.

Julisti anwar SH meminta kepada pihak Kepolisian  memproses setiap dugaan kekerasan terhadap anak sehingga pelaku dapat dijerat dengan undang-undang perlindungan dan kekerasan terhadap anak ungkapnya

Kemudian ia menjelaskan tindak kekerasan adalah penggunaan kekuatan fisik dengan sengaja atau bentuk lainnya ancaman atau perbuatan nyata terhadap seseorang yang orang lain atau terhadap sesuatu kelompok atau komunitas yang mengakibatkan atau memiliki kemungkinan besar mengakibatkan cidera kematian kerugian fsikologis salah satu perkembangan atau Deprivasi ujarnya

Lalu ia menambah kan, perlu di ketahui kejadian itu bukan delik aduan dari rumusan pasal 82 perpu 1/2016 jo. pasal 76e UU 35/2014 tidak ada keharusan bagi delik ini hingga pihak Kepolisian dapat memprosesnya tanpa ada aduan tutup julisti. ( Red )

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here